5 Pemain Bertalenta yang Dihujani Kritikan | Cari Supir

Cari Supir

Skuad papan atas Eropa mungkin sedang sibuk mencari pemain baru di bursa Cari Supir musim panas beberapa waktu lalu. Dan malah banyak dari para pemain baru yang didatangkan menghabiskan biaya besar.

Kendati begitu, tidak semua pemain berbandrol mahal itu memperoleh respon positif dari fans ataupun pengamat sepakbola. Mereka malah memperoleh begitu banyak kritik usai datang di klub baru.

Tapi, seiring berjalannya waktu, para pemain tersebut pun dapat mengunci rapat-rapat kritik melalui performa impresifnya di atas lapangan. Dan malah mereka tidak sia-sia ditebus dengan harga mahal oleh klubnya masing-masing.

 

5 Pemain Bertalenta yang Dihujani Kritikan | Cari Supir

Mohamed Salah

Cari Supir

Mohamed Salah datang ke Liverpool dengan biaya awal sebesar 42 juta euro, yang dapat meningkat hingga 50 juta euro yang bergantung pada performanya. Untuk awalnya, terdapat banayk orang yang mengklaim bahwa pemain internasional Mesir itu tidak dibutuhkan oleh The Reds namun ia bermain bagus sejauh ini. Pemain berusia 25 tahun ini hadir dengan begitu mengesankan dengan mencetak lima gol di Premier League, serta empat gol lainnya di Liga Champions.

Kendati lini depan Liverpool yang terdiri dari Sadio Mane, Roberto Firmino serta Philippe Coutinho dianggap salah satu yang terbaik di liga pada musim lalu, kedatangan Salah masih adalah kebutuhan. Manajer Jurgen Klopp bermaksud merubah Coutinho dari penyerang kiri jadi gelandang kreatif utama sejak akhir musim lalu.

Kedatangan Salah menimbulkan Coutinho leluasa beroperasi di lini tengah. Tak hanya itu Salah juga dapat menambah opsi di lini depan jika terdapat pemain yang cedera atau penampilannya menurun. Dan untuk singkatnya, Salah tidak cuma meningkatkan kualitas lini depan Liverpool, namun juga menambah kedalaman skuat The Reds.

 

Kyle Walker

Cari Supir

Ketika Manchester City berhasil membawa Kyle Walker dengan biaya yang hingga 50 juta euro, banyak yang memberikan kritikan kebijakan klub sebab telah menghabiskan begitu banyak uang cuma untuk satu fullback saja. Tapi, Walker secara cepat mampu jadi pemain penting dalam taktik Josep Guardiola. Pemain asal Inggris itu dapat menimbulkan kontribusi yang besar terhadap tim barunya.

Bek berusia 27 tahun tersebut pun telah menimbulkan lima assist terhadap 12 pertandingan di semua ajang kompetisi. Tak hanya itu, Walker pnu begitu solid untuk bertahan usai rata-rata melakukan 1,7 tekel sukses terhadap pertandingan liga musim ini. Penampilan Walker pun begitu spesial sebab sang pemain merasa yakin bahwa mengambil resiko ketimbang bermain aman. Ia adalah tipe fullback yang diharapkan oleh Guardiola.

 

Kylian Mbappe

Kylian Mbappe

Keputusan PSG untuk membelinya dengan biaya lebih dari 150 juta euro hanya untuk menebus pemain berusia 18 tahun dan pasti memberikan tekanan yang besar terhadap Kylian Mbappe. Usai tampil cemerlang dengan AS Monaco mengantarkan klub meraih juara Ligue 1 serta menembus semifinal Liga Champions, Mbappe wajib mengambil keputusan penting dalam karirnya.

Real Madrid, Barcelona serta Liverpool dikabarkan tertarik memboyongnya namun Mbappe akhirnya mau bergabung PSG dengan biaya mahal. KendatiĀ  keputusan itu mengundang banyak kritik, Mbappe tenyata mampu membuat dirinya pada skema Unai Emery. Dengan enam gol dan lima assist dalam 14 pertandingan di semua ajang kompetisi, Mbappe sangat pantas diklaim sebagai pemain masa depan Prancis. Jika Mbappe dapat mempertahankan konsistensi permainannya untuk itu PSG tidak akan sia-sia berinvestasi besar dengan pemain yang masih berusia remaja.

 

Nemanja Matic

Nemanja Matic

Nemanja Matic rasanya tidak dibutuhkan Antonio Conte dan untuk itu Chelsea memutuskan agar melepasnya. Manchester United pun juga telah berhasil menggunakan situasi tersebut dengan memboyongnya senilai 45 juta pounds. Banyak yang mengklaim bahwa penampilan Matic telah menurun di paruh kedua musim lalu. Dan karena itu, tak sedikit yang mengkritik pemain Serbia serta hal itu juga yang jadi salah satu alasan Chelsea menjual sang pemain.

Tapi, Matic terasa jadi pemain baru bersama Setan Merah. Ia pun reuni kembali dengan Jose Mourinho serta performanya balik mengkilap. Matic secara cepat jadi pemain penting Setan Merah serta banyak yang mengklaim mantan gelandang Chelsea itu memperoleh keseimbangan yang saat ini dicari di lini tengah.

 

Paulinho

Paulinho

Terdapat banyak alasan kenapa fans Barcelona tidak suak ketika klub mengumumkan perekrutan Paulinho, usai klub menebus klausul rilisnya dengan harga 40 juta euro dari klub Tiongkok Guangzhou Evergrande. Pemain Brasil itu telah berusia 29 tahun, mahal, serta pernah gagal di Inggris dan ia cuma bermain di Tiongkok. Barcelona pun telah kehilangan Neymar dan membuat para fans tentu saja berharap ada pemain yang lebih keren daripada Paulinho.

[ Baca Juga: Andrea Pirlo Resmi Pensiunkan Diri ]

Fans pun juga menginginkan gelandang misalnya Marco Verratti yang dapat mengatur tempo permainan serta jadi suksesor Xavi. Dan tak hanya itu, Paulinho juga dianggap tidak punya DNA Barcelona. Tapi, hanya dalam beberapa pekan usai kehadirannya, Paulinho dapat menutup rapat semua kritik melalui penampilannya. Sang pemain pun sejauh ini dapat mencetak tiga gol serta satu assist pada 10 pertandingan di La Liga. Dan cuma Lionel Messi yang memiliki statistik lebih baik daripada sang pemain.