Mencengangkan, Bir Pertama Kali dibuat di Timur Tengah

Timur Tengah

Bir mungkin merupakan salah satu minuman tertua di dunia. Sejumlah bukti mengatakan bahwa resep tertua bir diproduksi oleh bangsa Sumeria atau yang saat ini disebut dengan negara Irak. Dan lantas kapan tepatnya bir pertama kali diproduksi?

Bir telah ada sejak dulu, telah ditemukan sejak 6.000 tahun yang lalu,” Ungkap Brewery Technological Specialist PT Multi Bintang Indonesia Tbk, Daniel Ilham.

Bangsa Sumeria pun memproduksi bir pada sekitar 4.000 Sebelum Masehi (SM). Mulanya mereka merendam roti dengan air, lalu mendiamkan hal itu atau agar berfermentasi. Kemudian, air rendaman roti itulah baru diminum.

 

Bir Pertama Kali dibuat Timur Tengah

 

Dan, resep itu diklaim sebagai awal mula munculnya bir di dunia. Hal tersebut diperoleh dari lempengan batu yang merupakan bukti peninggalan Sumeria.

Setelah itu terjadi migrasi yang berlangsung bagi bangsa Mesir serta Roma Kuno pada awal perkembangan Kristiani. Hal tersebut alhasil membuat bir menyebar sampai ke benua Eropa di bagian Barat dan Utara.

Dan semenjak saat itu, kepopuleran bir terus meroket hingga ke daratan Eropa. Minuman bercita rasa agak pahit ini digemari bahkan kini merupakan bagian sehari-hari masyarakat di sana.

[ Baca Juga : 7 Fakta Menarik Tentang Dubai ]

Pada abad 5 hingga 15 atau pada Abad Pertengahan produksi bir massal mulai diproduksi. Siapa yang menyangka kalau bir mempunyai nilai jual. Kemajuan dalam produksi bir pun semakin maju dengan pesat saat revolusi industri yang terjadi di Eropa pada abad 18 sesuai dengan mengutip buklet Beer Tale.

Sampai pada akhirnya di abad 19, ilmuwan tersohor dari Prancis Louis Pasteur memberikan saran terhadap pembuat bir supaya memproduksi minuman ini memakai ragi murni dari hasil proses fermentasi bir. Kemudian, murid Pasteur bernama Elion menciptakan the Heineken A-Yeast di 1886. Ragi tersebut digunakan untuk proses fermentasi salah satu bir terkenal, yaitu Heineken.